• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

Sabtu, 31 Oktober 2015

Iman tanpa perbuatan adalah mati

Yakobus 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Keimanan Akan Menimbulkan Cinta dan Kasih Sayang Terhadap Semuanya
Pada tanggal 7 September 2015, saya dan kelompok saya berkunjung ke Yayasan Sosial Soegijapranata Panti Asuhan Cacat Ganda yang terletak di Jalan Dr.Ismangil No. 18 Semarang Barat. Sasaran pelayanan kami untuk anak-anak baik putra maupun putri yang menderita cacat mental dan cacat fisik (berat). Panti Asuhan Cacat Ganda saat itu menampung 18 anak dan 13 orang dewasa. Dari sekian banyak anak-anak dan orang dewasa disana, kami tergerak hati untuk mendekati salah satu dari mereka, yaitu Kak Susi. Walaupun berkekurangan tetapi dia masih mau berusaha untuk membuat sesuatu yang kemudian dia jual di area Panti. Kak Susi ini hanya mengalami cacat fisik tidak cacat mental. Hanya dia saja yang mengalaminya. Kak Susi ini lahir pada tanggal 31 Oktober 1990. Jadi Kak Susi ini sudah berusia 25 tahun. Dengan keterbatasannya, Kak Susi ini membuat beraneka macam gelang dan kalung untuk anak-anak maupun orang dewasa. Harganya pun cukup relative murah, antara 7000-15000. Saya dan teman saya langsung membeli gelang dan kalung buatan tangan Kak Susi. Menurut ceritanya, Kak Susi ini sudah ditinggal lama oleh orang tuanya. Ayahnya sudah meninggal sejak dia masih kecil dan ibunya meninggalkan Kak Susi saat masih kecil. Tapi saya sangat salut dengan Kak Susi, walaupun ditinggalkan oleh orang tuanya sejak kecil Kak Susi ini tegar dan menerima apa yang diberikan Tuhan kepadanya. Dari Panti Asuhan Cacat Ganda Bakti Asih ini, saya sangat tersentuh dengan motto panti asuhan tersebut yaitu : “ Bawalah cinta kasih yang anda terima dari Tuhan secara tulus tanpa pamrih, dan salurkan pada anak-anak asuh kami yang merindukan belaian cinta kasih sayang”. Saya sungguh sangat bersyukur kepada Tuhan, atas semuanya terlebih atas hidup saya yang utuh ini. Dengan adanya proyek kebaikan ini kunjungan saya dan teman-teman bisa membuat orang sekitar juga ikut mau ambil bagian dengan kami dan membantu sanak saudara yang lebih membutuhkan uluran tangan kita. Ini adalah foto kami dengan Kak Susi di Panti Asuhan Cacat Ganda Bakti Asih yang beralamat di Jalan Dr. Ismangil No. 18 Semarang Barat dan juga foto saat sedang prepare





Pada tanggal, 21 September 2015 saya dan kelompok proyek kebaikan saya, mengunjungi sebuah PAUD yang bernama PAUD REMA HAPPY KIDS ,Jalan Pucang Permai 8 No. 1 , Semarang. Tujuan kami mengunjungi POS PAUD tersebut adalah untuk menyelesaikan tugas MID semester, Belajar dan menambah pengalaman cara mengajar anak usia dini, Membangun kreativias anak usia dini, Memahami interaksi anak usia dini, Memberikan nilai-nilai kebersamaan pada anak usia dini, Ikut berkontribusi dengan lingkungan sekitar, Menanamkan nilai untuk peduli kepada sesama. logistic untuk pelaksanaan pengajaran di PAUD




Bersamaan dengan hari itu, saya dan kelompok saya mengunjungi sebuah sawah yang terletak di daerah Mranggen, Kabupaten Demak. Disana kami belajar banyak tentang bagaimana menjadi seorang petani yang harus benar-benar merawat sawah dengan baik. Saya merasa salut dengan Bapak Ruslam, demi sesuap nasi Bapak Ruslam rela bekerja di tengah panas sinar terik matahari yang menghantam kulitnya. Banyak pengalaman yang saya dan teman-teman ambil dari Bapak Ruslam, pertama jangan lupa untuk selalu bersyukur setiap hari. Kedua jangan pernah jadi orang yang memiliki segala-galanya karena semua yang ada adalah milik yang MahaKuasa. Saya sungguh berterima kasih kepada Tuhan dan bersyukur atas apa yang Tuhan berikan kepada saya selama ini. Tugas dari bapak Gregorius Daru membuat saya semakin merasa menjadi manusia yang utuh, penuh tanggung jawab, dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar terutama untuk orang-orang yang membutuhkan. Ini adalah foto kami dengan Bapak  saat kami beristirahat di sebuah sawah yang terletak di daerah Mranggen Kabupaten Demak.




Allah memberikan banyak petunjuk agar kita semakin beriman. Anda bisa menemukannya disetiap tempat, disetiap waktu, disetiap kejadian
berkah dalem :) 

12 komentar :

  1. Bukan seberapa besar doa yang dipanjatkan oleh seseorang, namun realitas yang dilakukan oleh orang tersebut dalam keseharian hidupnya yang menunjukkan besarnya iman seseorang, Tuhan telah menyapa kita dalam banyak peristiwa, apakah kita menyadari akan tanda-tanda kehadirannya dalam hidup kita?



    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. kunjungi blok saya dong kak dbzskybutby. blogspot. com salam 3 jari

    BalasHapus
  4. Sip lanjutkan usaha mu dek mencari kebaikan

    BalasHapus
  5. bom artigo voce. Este artigo da inspiracao para aqueles que precisamla fora.....

    BalasHapus
  6. kalau perbuatan tanpa iman gimana ya?

    BalasHapus
  7. kalau perbuatan tanpa iman gimana ya?

    BalasHapus
  8. mereka memiliki iman, tetapi iman mereka adalah iman yang sia-sia. Iman mereka tidak menghasilkan perbuatan yang pantas dan memadai. Iman mereka hanyalah pengakuan mental mereka atas keberadaan Allah.

    BalasHapus

Contact

Get in touch with me


Adress/Street

Phone number

Website