Yakobus 2:17 Demikian juga halnya
dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada
hakekatnya adalah mati.
Keimanan Akan Menimbulkan Cinta dan Kasih Sayang Terhadap Semuanya
Pada tanggal 7 September 2015, saya dan kelompok
saya berkunjung ke Yayasan Sosial Soegijapranata Panti Asuhan Cacat
Ganda yang terletak di Jalan Dr.Ismangil No. 18 Semarang Barat. Sasaran
pelayanan kami untuk anak-anak baik putra maupun putri yang menderita
cacat mental dan cacat fisik (berat). Panti Asuhan Cacat Ganda saat itu menampung 18 anak
dan 13 orang dewasa. Dari sekian banyak anak-anak dan orang dewasa disana,
kami tergerak hati untuk mendekati salah satu dari mereka, yaitu Kak Susi.
Walaupun berkekurangan tetapi dia masih mau berusaha untuk membuat sesuatu
yang kemudian dia jual di area Panti. Kak Susi ini hanya mengalami
cacat fisik tidak cacat mental. Hanya dia saja yang mengalaminya. Kak Susi
ini lahir pada tanggal 31 Oktober 1990. Jadi Kak Susi ini sudah berusia 25
tahun. Dengan keterbatasannya, Kak Susi ini membuat beraneka macam gelang
dan kalung untuk anak-anak maupun orang dewasa. Harganya pun cukup
relative murah, antara 7000-15000. Saya dan teman saya langsung membeli gelang dan kalung buatan tangan
Kak Susi. Menurut ceritanya, Kak Susi ini sudah ditinggal lama oleh orang
tuanya. Ayahnya sudah meninggal sejak dia masih kecil dan ibunya
meninggalkan Kak Susi saat masih kecil. Tapi saya sangat salut dengan Kak
Susi, walaupun ditinggalkan oleh orang tuanya sejak kecil Kak Susi ini
tegar dan menerima apa yang diberikan Tuhan kepadanya. Dari Panti Asuhan
Cacat Ganda Bakti Asih ini, saya sangat tersentuh dengan motto panti
asuhan tersebut yaitu : “ Bawalah cinta kasih yang anda terima dari Tuhan
secara tulus tanpa pamrih, dan salurkan pada anak-anak asuh kami yang merindukan
belaian cinta kasih sayang”. Saya sungguh sangat bersyukur kepada
Tuhan, atas semuanya terlebih atas hidup saya yang utuh ini. Dengan adanya
proyek kebaikan ini kunjungan saya dan teman-teman bisa membuat orang
sekitar juga ikut mau ambil bagian dengan kami dan membantu sanak saudara
yang lebih membutuhkan uluran tangan kita. Ini adalah foto kami dengan
Kak Susi di Panti Asuhan Cacat Ganda Bakti Asih yang beralamat
di Jalan Dr. Ismangil No. 18 Semarang Barat dan juga foto saat sedang prepare
Pada tanggal, 21 September 2015 saya dan
kelompok proyek kebaikan saya, mengunjungi sebuah PAUD yang bernama PAUD REMA
HAPPY KIDS ,Jalan Pucang Permai 8 No. 1 , Semarang. Tujuan kami
mengunjungi POS PAUD tersebut adalah untuk menyelesaikan tugas MID semester,
Belajar dan menambah pengalaman cara mengajar anak usia dini, Membangun
kreativias anak usia dini, Memahami interaksi anak usia dini, Memberikan
nilai-nilai kebersamaan pada anak usia dini, Ikut berkontribusi
dengan lingkungan sekitar, Menanamkan nilai untuk peduli kepada
sesama. logistic untuk pelaksanaan pengajaran di PAUD
Bersamaan dengan hari itu, saya dan kelompok
saya mengunjungi sebuah sawah yang terletak di daerah Mranggen, Kabupaten
Demak. Disana kami belajar banyak tentang bagaimana menjadi seorang petani
yang harus benar-benar merawat sawah dengan baik. Saya merasa salut dengan
Bapak Ruslam, demi sesuap nasi Bapak Ruslam rela bekerja di tengah panas
sinar terik matahari yang menghantam kulitnya. Banyak pengalaman yang saya
dan teman-teman ambil dari Bapak Ruslam, pertama jangan lupa untuk
selalu bersyukur setiap hari. Kedua jangan pernah jadi orang yang memiliki
segala-galanya karena semua yang ada adalah milik yang MahaKuasa. Saya
sungguh berterima kasih kepada Tuhan dan bersyukur atas apa yang Tuhan
berikan kepada saya selama ini. Tugas dari bapak Gregorius Daru membuat
saya semakin merasa menjadi manusia yang utuh, penuh tanggung jawab, dan
lebih peka terhadap lingkungan sekitar terutama untuk orang-orang yang
membutuhkan. Ini adalah foto kami dengan Bapak saat kami
beristirahat di sebuah sawah yang terletak di daerah Mranggen Kabupaten
Demak.
Allah
memberikan banyak petunjuk agar kita semakin beriman. Anda bisa menemukannya
disetiap tempat, disetiap waktu, disetiap kejadian
berkah dalem :)




Bukan seberapa besar doa yang dipanjatkan oleh seseorang, namun realitas yang dilakukan oleh orang tersebut dalam keseharian hidupnya yang menunjukkan besarnya iman seseorang, Tuhan telah menyapa kita dalam banyak peristiwa, apakah kita menyadari akan tanda-tanda kehadirannya dalam hidup kita?
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNice article momon
BalasHapuskirimannya menarik (y)
BalasHapussangat menarik
BalasHapussangat menarik
BalasHapuskunjungi blok saya dong kak dbzskybutby. blogspot. com salam 3 jari
BalasHapusSip lanjutkan usaha mu dek mencari kebaikan
BalasHapusbom artigo voce. Este artigo da inspiracao para aqueles que precisamla fora.....
BalasHapuskalau perbuatan tanpa iman gimana ya?
BalasHapuskalau perbuatan tanpa iman gimana ya?
BalasHapusmereka memiliki iman, tetapi iman mereka adalah iman yang sia-sia. Iman mereka tidak menghasilkan perbuatan yang pantas dan memadai. Iman mereka hanyalah pengakuan mental mereka atas keberadaan Allah.
BalasHapus