• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

Kamis, 12 November 2015

Iman Adalah Proses








Kita menyadari, bahwa iman adalah rahmat pemberian dari Allah. Namun demikian, untuk menjadi beriman butuh proses dan perjuangan yang panjang. Beriman itu tidak sekali jadi. Seringkali kita jatuh pada kerapuhan yang sama. Misal saja saat memasuki ruang pengakuan dosa., dosa yang sama sering muncul dan kita berjanji tidak akan mengulanginya lagi, tetapi saat menghadap room di ruang pengakuan dosa kembali kita mengakukan dosa yang sama. Inilah yang dinamakan proses. Sejauh mana kita mau mengolah diri, meneliti batin dan mau berbalik arah menuju pertobatan.








Iman itu semakin berkembang saat kita mampu melihat semua pengalaman hidup ini sebagai bagian dari “Rencana Allah”. Memang tidak dapat dipungkiri, proses yang panjang dan tidak mudahlah yang akan mengasah pertumbuhan iman kita. Melalui sesuatu yang tidak enak, mengusik hati kita juga pengalaman luka dan kegagalan yang kita alami. Kita boleh belajar dari satu inspirasi yang datang dari daerah Timur Tengah. Saat akan menanam kurma di padang yang gersang, ada satu pemandangan yang menarik untuk direnungkan. Setelah menggali lubang, memasukkan biji kurma, menutup dengan tanah, lalu para petani kurma akan menindih lubang yang sudah ditanami itu dengan batu. Tujuannya agar kurma itu bisa tumbuh. Bagaimana mungkin? Ternyata, tanaman kurma yang tumbuh cepat dengan tunasnya ke atas permukaan tanah akan mudah mati karena akarnya belum kuat untuk mencari nutrisi di tanah gersang itu. Maka ketika ditindih batu, akan memproses akarnya mencari makan dan mendapatkan nutrisi dan jika akarnya telah kuat ia akan mampu mendorong beban yang menindih tubuhnya. Kita tidak sedang bercerita tentang bagaimana bertanam kurma. Kita bisa belajar dan menyadari bahwa beban dalam hidup ini  akhirnya akan membuat akar iman hidup kita bertumbuh dan mendalam, serta mampu menghadapi situasi dari luar yang membuat kita terhimpit.


Semoga kita lebih mengenal siapa diri kita, kerapuhan kita, beban-beban hidup kita dan menjadikannya kekuatan untuk mengalami hidup yang baru. Amin J 

0 komentar :

Posting Komentar

Contact

Get in touch with me


Adress/Street

Phone number

Website