Kesibukan bukan halangan untuk saya melakukan hal yang baik. Ya
memang sekolah di farmasi hampir tidak ada waktu luang. Laporan, praktek,
tugas, ujian begitu seterusnya. Tetapi puji Tuhan walaupun kesibukan itu selalu
ada dalam kehidupan saya selama kurang lebih sudah 3 tahun ini semenjak saya
SMK, saya masih bisa mengikuti berbagai kegiatan. Salah satu kegiatan kampus
yang saya ikuti di kampus adalah koor. Jujur saja, di kampus saya tidak banyak
yang mengikuti koor karena mungkin minoritas agama nasrani lebih sedikit. walaupun
yang mengikuti hanya sekitar 10-12 mahasiswa, itu tidak membuat saya urung
diri.
Suatu hari kami kelompok koor dari kampus mendapatkan tugas di
salah satu Gereja di daerah Krapyak. Sebenarnya memang jauh-jauh hari sudah
diberitahukan di grup, tetapi ada yang bilang belum lah, ini lah itu lah, entah
karena mungkin mereka tidak tahu atau hanya permainan
mereka yang tau hanya mereka dan yang Kuasa. Walaupun kami berlatih hanya 5
orang mula-mula tapi kami masih punya semangat untuk berlatih. Hari demi hari
kami lewati untuk berlatih. 4 hari sebelum saya dan teman-teman mengisi koor di
Gereja, saya mendapat kabar dari keluarga saya yang ada di Madiun untuk datang
ke acara mereka. Sungguh disitu saya benar-benar bingung. Di hari yang sama,
saya harus memilih yang mana antara tetap mengikuti koor dan keluarga saya. Sungguh
keputusan yang berat mungkin, tapi saya harus bijaksana dalam mengambil
keputusan ini. Dalam hati saya selalu bilang untuk tetap mengikuti koor itu,
karena saya sudah berjanji untuk mengikutinya dan itu sudah suatu panggilan
saya, sedangkan untuk acara keluarga mungkin di lain hari saya bisa kesana
entah setelah saya mengikuti misa atau di har setelah itu. Malam hari saya
selalu berdoa dan meminta kepada Tuhan untuk menentukan jalan yang terbaik
untuk pilihan saya saat itu.
Dan keputusan saya saat itu adalah saya tetap mengikuti koor,
karena itu sudah kewajiban saya dan janji saya. Bukan karena apa apa saya ikut
tapi karena Tuhan sudah bekerja dalam hidup saya. Walaupun saya merasa sedikit
kecewa karena hanya sedikit yang mengikuti diluar perkiraan saya tapi saya
sudah bersyukur karena menurut saya pribadi saya sudah mempertanggung jawabkan
iman saya dan saya harus bijaksana dalam mengambil keputusan saya. Semoga saya
selalu bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan di kemudian hari dan iman
saya selalu dikuatkan Amin Berkah Dalem J
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibrani 11:1)

0 komentar :
Posting Komentar